Pemasaran

Berdasarkan PSAK 10 mengenai Functional Currency, PT Kutai Energi pada tahun 2012 merubah Functional Currency menggunakan USD seiring dengan mayoritas transaksi yang dilakukan dalam mata uang US Dollar.

 

Untuk keperluan kegiatan audit tahun buku 2012, PT Kutai Energi di bantu oleh firma akuntan publik HLB Hadori Sugiarto Adi dan Rekan yang berlokasi di Jakarta. Kegiatan audit tahun buku 2012 dimulai pada November 2012 dan dapat diselesaikan pada February 2013 dengan laporan audited konsolidasi Del Navigia dapat diselesaikan pada minggu ketiga bulan Maret 2013 untuk kemudian disajikan pada RUPS tahunan yang akan dilaksanakan pada akhir Maret 2013/Awal April 2013.

 

Rasio likuiditas (current ratio) dan rasio keuntungan (EBITDA margin) yang masih cukup rendah pada saat ini, dikarenakan beberapa faktor internal dan external. Adapun beberapa faktor internal antara lain adalah: Mundurnya penyelesaian fasilitas pelabuhan yang menyebabkan tingginya biaya penjualan pada paruh I 2012 dan rendahnya penjualan karena infrastruktrur yang belum selesai. Untuk faktor external antara lain adalah: Koreksi besar besaran pada pasar batubara pada Juni 2012, litigasi terhadap perkebunan kelapa sawit PT PKU dan beberapa faktor minor lainya.

 

Kendatipun demikian, perlu digaris bawahi, bahwa performa perseroan pada paruh kedua tahun 2012 sudah menunjukan peningkatan yang cukup signifikan dengan rata rata penjualan mendekati 75kt perbulan dengan EBITDA margin berkisar antara 15-15,6%. Dengan pelajaran dan data yang didapat pada paruh kedua 2012, perseroan yakin pada 2013 ratio EBITDA margin akan meningkat secara signifikan.

 

Untuk rasio manajemen hutang (Leverage ratio) perseroan masih tetap didalam wadah yang ditetapkan yaitu “Debt leverage” tidak melebihi 2.82 untuk tahun buku 2012. Dengan data dan pelajaran yang didapat pada paruh II 2012, perseroan yakin bahwa rasio hutang tahun buku 2013 akan dapat diturunkan menjadi perkisaran 0.9-1.2.

 

Tingkat rasio liquiditas pada level 0.31 pada tahun buku 2012 merupakan hasil dari beberapa faktor internal dan eksternal. Faktor internal antara lain, terlambatnya penyelesaian inftrastrukture yang mengakibatkan minimnya penjualan pada paruh I 2012 dan tingginya biaya penjualan pada paruh I 2012. Sementara faktor eksternal antara lain adalah jatuhnya harga batubara pada bulan Juni 2012 yang mengakibatkan terpangkasnya margin keuntungan perseroan. Untuk tahun buku 2013, salah satu target sasaran terpenting yang akan di lakukan oleh managemen adalah peningkatan rasio hutang ke angka kisaran 0.7-09.

 

(berdasarkan annual report 2012)